Dibaca 14717 kali
April 16th, 2011
By Arif Posted in Tips Internet, Tips Sepeda

Ujian Pertama Deore Hollowtech II

Segala sesuatu memang harus diserahkan kepada ahlinya, tidak terkecuali dalam urusan bongkar pasang crankset sepeda MTB. Berawal dari Shimano Deore Hollowtech II untuk si Nuke, selain crankset saya juga membawa perlengkapan untuk bongkar pasang. Tapi memang bukan ahlinya, sampai hari Jumat malam sang hollowtech II belum juga terpasang.

Bolak balik mondar mandir akhirnya sang ahli dicomot ke rumah buat menyelesaikan segala urusan. Beres …
Test Ride dilakukan .. ternyata …. dengan crank baru komposisi stelan drivetrain berubah total … mbalik ……, Jam 21.00 saya langsung bawa si Nuke ke bengkel … setting dan akhirnya kelar juga walaupun harus tekor karena ganti rante … waduh ….

Uji coba di medan offroad wajib dilakukan untuk menjajal keampuhan si hollow … rute yang dipilih adalah Kaliwungu – Magelung – Kedung Pengilon. Ujian pertama tanjakan Kecamatan Kaliwungu Selatan lolos … tidak terdengar bunyi tik-tik …. walaupun saat gowes diiringi hujan rintik-rintik …. Aman terkendali.

Selanjutnya adalah rute offroad, jalan makadam dan sedikit naik adalah eposode selanjutnya …, masih OK .. cukup ringan digowes … makin PD nich … menyusuri jalan terjal dan berbatu sampailah juga pada jalan tanah berlumpur karena habis diguyur hujan … keser-keser (selip bahkan ngepot) juga ban 26×1.95 bawaan asli si Nuke tapi gowesan masih ringan.

Rute ke Gedung Pengilon (dari Kaliwungu) memang tidak seperti yang saya bayangkan, banyak hambatan dan lumayan menguras tenaga, turunan terjal berbatu dan tanjakan berlumpur. Beberapa kali haris pit stop untuk ganti dan dan menyambung rantai sepeda teman jadi keasyikan tersendiri … (bisa istirahat dulu).

Perjalan offroad berakhir dan saya harus meneruskan perjalanan seorang diri menuju Kendal.

Dan kesimpulan yang didapat dengan Hollowtech II suara tik-tik-nya ilang dan gowes jadi lebih mantab he he
ini penampakannya

deore hollowtech II penuh lumpur

lazada

Add Yours