Updated : Jun 26, 2008 in Intip-Intips

Sunatan Masal

Sunatan MasalPagi ini Ta’mir Masjid Baitul Muflikhin mengadakan acara Khitanan Masal. Acara yang diberi judul KHITANAN MASSAL KE-6 (pake “S” dua bukan tanpa masksud “biar sukses sekali”). Khitanan ke-6 …? nggak mungkin ya orang disunat 6 kali he he … Sudah 6 kali Ta’mir Masjid Baitul Muflikin mengadakan Khitanan Masal ini. Acara yang diadakan setahun sekali saat liburan sekolah ini diikuti anak-anak dari lingkungan sekitar Pabrik PT. Tensindo, anak atau saudara karyawan.

Khitanan Masal ini sebagai komitmen Ta’mir Masjid Baitul Muflikhin terhadap siar Islam. Sealain khitanan juga menyalurkan infaq, sodakoh jariah dari jama’ah untuk program bea siswa, biaya pembangunan masjid dan mushola dilingkungan Pabrik.

Acara ini diikuti oleh 21 anak-anak dan dimulai dengan Khotmil Al-Qur’an oleh peserta. Acara selanjutnya adalah acara basa-basi sambutan-sambutan dan ramah tamah dengan para pengantar beserta warga sekitar.
Memasuki pukul 10 pagi acara inti potong bebek angsa masak dikuali khitanan-pun dimulai. Para eksekutor dokter dan mantri sunat dibantu dari Relawan Bulan Sabit Merah Indonesia Cabang Persiapan Kendal. Acara yang berlangsung menegangkan bagi para peserta dan merupakan acara hiburan bagi karyawan, karena macam-macam polah tingkah peserta saat disunat. Malah ada salah seorang karyawan yang menjadi pengamat burung terbesar lama waktu yang dibutuhkan.
Ada acara permak juga nggak …..? kayak celana jeans aja ada permak he he
Kalo permak dengan Mak Erot mungkin banyak yang daftar 😆
Ada yang merasa rendah diri juga saat melihat sunatan … dengan anak kecil aja kalah he he …

Acara selesai pukul 13.00 dan dilanjutkan dengan proses antar mengantar ke rumah masing-masing.

Acara yang bermakna buat para peserta dan buat para Panitia.

Terima kasih kepada Peserta Khitanan Masal semoga lekas sembuh, Relawan Bulan Sabit Merah Indonesia Cabang Persiapan Kendal, dan para tamu undangan.

Terima kasih kepada hidangan ayam bakar yang membuat saya menang Badminton …. Maaf Pak Agus jangan kuatir selalu kalah bukan berati harus selalu menang … he he (maksud loe … 👿 )

16 Comments

Leave a Reply to Fachia Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *