Search Results

August 5th, 2010 By Arif Posted in Intips Kendal

Brongkos – Makanan Khas Sukorejo Kendal

Jika anda berkunjung ke Sukorejo Kendal, selain menikmati indahnya pemandangan air terjun curug sewu, anda juga bisa menikmati makanan khas daerah Sukorejo ini … brongkos. Brongkos terbuat dari daging sapi yang dioleh dengan bumbu-bumbu khas yang menjadikan brongkos terasa berbeda dari olahan daging sapi yang lain.

Brongkos dapat ditemui disemua warung makan di Sukorejo, tapi saya lebih suka makan brongkos di seputaran Alun-alun Sukorejo.

Untuk sekedar mengobati rasa penasaran Anda tentang brongkos, berikut ini saya tampilkan resep brongkos dari koleksi kliping istri saya,
masakan khas Sukorejo KendalBahan:
200 gr daging sandung lamur, potong-potong
100 gr tahu goreng
150 gr kacang tolo, rendam
25 gr kulit melinjo
50 gr daun melinjo
750 ml santan
15 bh cabai rawit merah
2 btg serai
2 lbr daun salam
2 cm lengkuas, memarkan
2 lbr daun jeruk

Bumbu halus:
3 siung bawang putih
5 bh bawang merah
3 bh keluwek, ambil isinya
3 btr kemiri
2 sdt ketumbar
2 cm kencur
1 sdt garam
1 sdt gula merah

Cara membuat:
1. Rebus daging bersama air dengan api kecil hingga lunak.
2. Panaskan minyak, tumis bumbu halus sampai harum, angkat.
3. Tuang ke dalam rebusan daging, tambahkan serai, daun salam, daun jeruk, kacang tolo, rebus hingga lunak.
4. Tuang santan, masak hingga mendidih, masukkan tahu goreng, kulit melinjo, daun melinjo dan cabai rawit merah, masak hingga bumbu meresap, angkat.

Walaupun rasa yang dihasilkan sedikit berbeda dengan brongkos yang ada di Sukorejo, semoga bisa mengobati rasa penasaran.

Resep dan gambar diambil dari internet (sumbernya tidak bisa disebutkan kerana sudah dikliping di ws.word oleh istri saya)

Incoming search terms for the article:

October 8th, 2008 By Arif Posted in Intips Mudik

Oleh-oleh

petai, peteSetiap perjalanan pasti menurut tradisi Jawa pasti ditanya oleh-oleh ….

Perjalanan mudik kali ini diluar kebiasaan .. saya biasanya malas untuk membawa oleh-oleh, berat dan bisa dibeli di Kendal alasan saya.

Karena renge-an istri tercinta akhirnya saya membawa oleh-oleh

  • Mangga Manalagi  dari depan Rumah Pak Setu
  • Mangga Podang dari Kebon Rumah Mas Romadhon
  • Pete atau Petai dari Kebon Belakang Rumah Mbak Han
  • Kripik Bekicot yang dibeli dari Mbah Kacung
  • Telo Kawi dibeli di Pujon perjalanan  nostalgila dari Malang.
  • Getuk Pisang …. khas Kediri

dan segepok rasa capek :)

August 20th, 2009 By Arif Posted in You Need To Know

Air Terjun Jumok-Surga yang hilang di Karanganyar

Air Terjun Jumok Karang AnyarLereng gunung Lawu memang memberikan warna hijau kabupaten Karanganyar. Udara yang sejuk, air yang jernih dan tanah yang subur, tak heran jika Karanganyar menjadi hinterland untuk kota Surakarta dan sekitarnya. Wisata budaya pun tak kalah menariknya. Candi Sukuh dan Cetha menjadi icon tersendiri di Kabupaten yang pernah menjadi surga jemani.

Tak mau ketinggalan promosi wisata “Kenali dan Kunjungi Objek Wisata di Pandeglang” Karanganyar mempunyai pesona tersendiri dalam wisata alamnya. hutan Bromo, perkebunan teh Ngargoyoso, bumi perkemahan [camping ground] kalisoro dan Sekipan, air terjun Grojogan Sewu, pemandian air hangat Balekambang dan masih banyak tempat lain. Serta direnovasi dan dibukanya pasar wisata “tawangmangu beberapa bulan kemarin oleh Presiden SBY.

Satu objek wisata yang baru dibuka di Karanganyar, Air terjun Jumok. Tak kalah menarik dengan air terjun Grojogan sewu. Walaupun tak setinggi dan sederas Grojogan Sewu, namun air terjun yang ada di kecamatan Ngargoyoso menyimpan sebuah keindahan yang bikin setiap mata takjub. Hijau, udara yang dingin, air yang mengalir jernih, burung yang berkicau, batu hitam basah terkena embun air, terasa menyejukan pikiran ketika kita mau dan meresapi indahnya ciptaan Allah. Menghirup sejenak, dan begitu dalam udara yang basah .. terasa segar dan terlepaslah sejenak beban pikiran.
Read the rest of this entry »

Incoming search terms for the article: