Dibaca 22491 kali
March 17th, 2011
By Arif Posted in Tips Sepeda

Buka Sepeda MTB tapi Sepeda Hutan (TONAM jilid2)

bukan adegan sebenarnya

Tourney of Nuke and Me memasuki jilid ke-2, setelah bersepeda memasuki lembah dan perbukitan diladang jagung, perjalanan si Nuke (United Nucleus) mencoba menyusuri perbukitan jalan Kaliwungu – Boja dan menyusuri Hujan Jati di KPIH Kendal tepatnya dihutan Jati nDarupono – Mangkang.

Tourney of Nuke and Me hari Minggu, 13 Maret 2011 seperti biasa berkumpul di pos TSBCi Ranting Kaliwungu di Perumahan Kaliwungu Indah di depan Butik Korden milik Pak Sapto. Perjalanan pertama menuju Jembatan Kali Blorong. Untuk menuju jmbatan Kali Blorong ini si nuke harus kuat ujian menaiki tanjakan Mendut dan Kecamatan Kaliwungu Selatan.
Untuk tanjakan Mendut, si Nuke sudah dua kali ini menyusurinya, menggunakan komposisi speeed 2-4 masih aman dilalui, tantangan selanjutnya adalah tanjakan Kecamatan Kaliwungu Selatan, tanjakan terjal panjang dan berkelok ini si nuke sampai menggunakan komposisi gear maximal yaitu 1-8, cukup ngos-ngosan menaklukkan tanjakan ini, tapi masih bisa dilalalui dengan sedikit usaha.

Setelah kedua tanjakan tersebut perjalanan hanya menyisakan sedikit tanjakan dan banyak turunan, Jembatan Kali Blorong tujuan selanjutnya dapat dilalaui dengan sedikit usaha …. jalan hampir semuanya turunan tajam he he he.

Jembatan Kali Blorong Darupono


Pos pemberhentian Jembatan Kali Blorong ini memang mengasikkan … ada penjual es degan (kelapa muda). Es degan yang disajikan menggunakan gula jawa limbangan … memang mak nyuss .. seger….

istirahat sambil minum es degan


Perjalanan selanjutnya adalah menusuri hutan Darupono-Mangkang, tapi sebelumnya foto dulu … ingat .. saat masuk hutan jangan melakukan pembalakan liar karena dikenai sangsi denda samapai 5 milyar … wow …

penyepeda liar bukan pembalak liar


Masuk hutan, ini pengalaman saya menggunakan sepeda MTB menyusuri hutan Darupono setelah sebelumnya menggunakan Vizion.
Ternyata jalan yang dipilih oleh Jhon adalah jalan yang jarang dilalui oleh sepeda motor, jalan becek dan ditumbuhi semak belukar disekitarnya, licin dan beberapa bagian menanjak, asyik juga udara segar dibawah pohon jati. Tetapi dalam menyusuri beberapa ruas jalan hutan harus waspada karena kanan jalan ada jurang sedalam 10 meter yang hanya dibatasi semak belukan. Jalan licin memang bukan medan yang pas untuk ban bawaan dari United Nucleus, sering selip dan terseok-seok kanan kiri, tapi masih lumayan lah dengan handling sepeda yang lumayan stabil ndak sempat jatuh tersungkur.

Jalan ini yang bisa buat action foto, lainnya cuma setapak


Jalan hutan ini ternyata lumayan panjang, membelah Kabupaten Kendal dan Kodya Semarang, setelah keluar hutan ternyata masih ada jalan aspal yang sudah rusak menghadang didepan, lumayan siksaan nich buat pantat (soalnya masih pakai sepeda hardtraill). Menusuri tanjakan dan turunan belakang Pasar Mangkang cukup menyiksa dengan fisik yang sudah terkuras saat nenyusuri hutan, tetapi jalan ini diakhiri tutunan tajam yang luman curam dan panjang …. kalau pakai cyclo computer mungklin kecepatannya sekitar 60-65 km/jam tanpa menarik tuas rem.

Perjalanan selanjutnya dari Pasar Mangkang menuju Kaliwungu dan terakhir saya melanjutkan sendiri sampai Kendal.

Perjalanan melelahkan 08.15-14.15 (dhuhur dijalan, pinjam sarung dirumah teman di Sumberejo)

lazada

1 Comments

  1. Buka Sepeda MTB tapi Sepeda Hutan (TONAM jilid2) http://www.in-tips.com/buka-sepeda-mtb-t



Add Yours