Dibaca 3303 kali
May 11th, 2009
By Arif Posted in You Need To Know

Aplikasi Perhitungan Zakat Perdagangan

Untuk mempermudah perhitungan zakat perdagangan, dibedakan antara perdagangan yang jelas pembukuannya dengan perdagangan yang tidak rapi pembukuannya.

  1. Perdagangan yang jelas pembukuannya
    PT. Ali pada laporan akhir tahunnya, memiliki laba bersir usaha sebesar Rp. 150.000.000,-. Angka ini muncul setelah modal Rp. 960.000.000,- diuraikan dalam beberapa alokasi yaitu :

    • Sewa gedung : Rp. 30.000.000,-
    • Gaji 10 orang karyawan : Rp. 180.000.000,-
    • Biaya operasional : Rp. 500.000.000,-
    • Membayar kewajiban pihak ketiga (hutang jatuh tempo : Rp. 100.000.000,-

    Zakatnya adalah : Rp. 150.000.000,- x 2,5% = Rp. 3.750.000,-

  2. Perdagangan yang tercampur antara modal dengan kebutuhan rumah tangga
    Pada bulan Rabuil Awal 1421H, Bapak Budi memiliki usaha jual beli pakaian di kiosnya.

    • Asset berupa pakaian yang dijual senilai (A) : Rp. 5.000.000,-
    • Uang kas pada waktu jatuh tempo (B) : Rp. 2.000.000,-
    • Utang yang dapat ditagih (C) : Rp. 1.000.000,-
    • Tabungan dari hasil transaksi usaha (D) : Rp. 2.000.000,-
    • Hutang jatuh tempo yang harus dibayarkan (E) : Rp. 1.000.000,-

    Setelah haul satu tahun, maka perhitungan zakatnya sebagai beriku :
    {(A+B+C+D)-E)}=Rp. 10.000.000-Rp.1.000.000=Rp. 9.000.000
    Zakatnya adalah ; Rp. 9.000.000 x 2,5% = Rp. 225.000

Sumber : Graha Zakat DPU-DT
Jl. Dr. Wahidin G-8 Kaliwiru Semarang

lazada

Add Yours