Enjoy Your Life, Life is So Short
Enjoy your life, life is so short… itulah tulisan terakhir dari sebuah tulisan tentang kesuksesan yang tidak sengaja saya baca di komputer kantor. Bisa tidak sengaja? ya, saat saya duduk di meja komputer ternyata tulisan ini masih terbuka di Microsoft Word.
Sempat beberapa kali saya berhenti dan menerawang mencoba mencari makna yang coba diberikan oleh penulisnya (sayang tidak dituliskan siapa penulisnya).
Sukses itu sederhana, sukses tidak ada hubungan dengan menjadi kaya raya
Selama ini saya banyak berdiskusi dengan beberapa teman tentang enterpreneurship yang menggiring saya menjadi seorang yang selalu mengkategorikan sukses sebagai menjadi kaya raya.
Dalam tulisan selanjutnya
Sukses sejati adalah hidup dengan penuh syukur atas segala rahmat Tuhan, sukses yang sejati adalah menikmati & bersyukur atas setiap detik kehidupan Anda, pada saat Anda gembira Anda, gembira sepenuhnya, sedangkan pada saat Anda sedih, Anda sedih sepenuhnya, setelah itu Anda sudah harus bersiap lagi menghadapi episode baru lagi.
Sukses sejati adalah hidup benar di jalan Allah, hidup baik, tidak menipu, apalagi scam, saleh & selalu rendah hati
Tulisan selanjutnya
Hidup ini kok lucu, kita seperti mengejar fatamorgana, bila dilihat dari jauh, mungkin kita melihat air/emas di kejauhan, namun ketika kita kejar dng segenap tenaga kita & akhirnya kita sampai, yang kita lihat yah cuman pantulan sinar matahari/corn flakes saja ternyata…
Selama ini saya selalu mengejar fatamorgana, sebuah orientasi yang selalu bersifat materi, selalu kurang bersyukur terhadap apa yang telah Allah berikan kepada saya.
Saat mendapat tugas untuk berkeliling Lampung dan Bengkulu, saya melihat keindahan alam, keanekaragaman budaya, keanekaragaman penghasilan, saat itu saya menikmati ciptaan Allah, sebuah perjalanan yang menjadikan saya semakin bersyukur terhadap apa yang saya dapatkan selama ini.
Fatamorgana yang saya kejar selama ini membuat waktu saya habiskan untuk mengejar materi.
Waktu untuk bekerja di kantor misalnya, saya berangkat pukul 06.45 dan pulang ke rumah pukul 17.00 itupun kalau tidak ada trouble di Pabrik, sesampai dirumah saya sudah menyalakan komputer mencari ide tulisan apa yang harus saya terbitkan di beberapa blog saya, waktu yang saya habiskan bisa sampai pukul 24.00.
Padahal mungkin istri tercinta saya menginginkan waktu saya dirumah untuk saling bertukar informasi atau bermanja, memeluk, mencium dan mengucapkan I Love You.
Hidup memang harus terus berjalan menikmati dengan cara bersyukur terhadap rahmat Allah adalah cara yang selanjutnya akan saya pilih.
Selamat Ulang Tahun Pernikahan Istri tercinta,
I Love You.
Terima kasih kepada penulis “Sebuah Renungan ttg KESUKSESAN” yang saya tidak tahu namanya
Popularity: 3% [?]


















selamat ulang tahun istriii
baru nyadar, sampe jam 12 buat ngeblogg ???? gilleeee
Ogi’s last blog post..Investasi Emas
He he …. iya sampai uang bensin habis untuk nge-blog
iya tuh mas arif, kasian mba lilik di selingkuhing trus sama blognya hehehe
Iya nich .. selingkuh dengan PC dan Blog
bisa aja si oom
Adem nih tulisan, salut deh buat yang nulis.
Selamat Ulang Tahun!
iya lebih bagus yang original, saya hanya mengutip sesuai kebutuhan saya.
Terima kasih ucapannya.
postingan yg cool bgt..emang hidup hrs dinikmati mas dgn hal2 yang positif..semangat!
opung’s last blog post..Dragon Ball Evolution Movie
Saya Setuju sama Mas In-Tips, Sukses tidak berarti kaya tapi sukses adalah kebahagiaan yg telah kita rasakan.. Salah satunya adalah BerBlogging ria tapi tidak boleh lupa sholat yah…….
abitstory’s last blog post..A Colony On Mars : Chapter 6